Dua Lelaki April

Tanggal 24 April adalah hari yang spesial bagi saya karena di hari ini dua lelaki terbaik dilahirkan. Lelaki pertama adalah Ayah, beliau dilahirkan enam setengah dekade yang lalu dan lelaki yang kedua adalah suami tercinta, Allah mempertemukan kami sebagai hadiah terindah untuk ulang tahun Ayah setahun yang lalu.

Betapa beruntung saya menjadi anak Ayah, seorang petani yang berkat ketekunannya bisa menjadi seorang guru dan sekarang menjadi seorang dosen. Banyak sekali pelajaran hidup yang diajarkan beliau. Sebagai putri satu-satunya, hubungan kami sangat dekat bahkan dahulu kala bisa membuat Ibu cemburu karena kadang Ayah lebih mempercayai saya untuk memilihkan baju untuknya.

Kehilangan sosok Kakek ketika Ayah berusia 5 tahun menjadikan beliau sosok yang tangguh, ulet dan tidak mudah menyerah. Pengalaman hidup masa kecil yang kekurangan menjadikan beliau sosok yang arif dan bijaksana, selalu peduli kepada mereka yang kondisi ekonominya kekurangan, mampu berkomunikasi di segala golongan dan tegas. Hidup yang keras membuat beliau sangat menghargai kehidupannya sekarang. Belum pernah saya mendengar Ayah mengeluh meskipun berada di titik terendah hidupnya.

Dibesarkan dengan 7 orang saudara tanpa Ayah menjadikan Ayah serba bisa, masakannya sangat lezat, terampil berbenah rumah, terampil berbelanja ke pasar tradisional dan handal mengasuh anak-anak. Sosok Ayah idaman.

Beliau bukan tanpa cela, seringkali kami berdebat panjang terkadang masalah yang sangat sepele, atau ketegasannya membuat saya menangis tapi saya tahu itu karena beliau sangat mencintai saya.

Di hari ulang tahunnya kali ini doa beliau : Semoga selalu diberikan kesehatan, tidak merepotkan orang lain ketika kelak tambah menua. Lalu beliau meminta maaf karena belum mampu membahagiakan kami. Duuh kok jleb banget…..padahal semua yang beliau lakukan untuk saya sekeluarga lebih dari cukup. Selanjutnya ketika ditanya ingin kado apa, jawabannya beliau ingin segera menimang cucu karena usia yang semakin senja……semoga Allah mengabulkan doanya, insyaAllah cucu akan hadir di saat yang terbaik….Aamiin.

IMG_20180424_072406_035

 

 

Iklan

Rindu

Tetiba malem-malem begini rindu nulis disini, rumah yang hampir bulukan karena jarang dikunjungi. Semenjak laptop mati (laaaaaagiii dan entah kapan akan nyala lagi karena menurut Adik udah gak layak dibenerin) lalu kompi pindah kamar dan wifi gak nyampe makin deeh males buka blog dari hp, padahal kan bahan yang akan ditulis udah ada (lumayan banyak) untuk ditulis yang karena kelamaan, mengendap lalu menguap (anggap aja menyumblim) hehhehee.

Semenjak bulan Januari hampir setia hari posting di instagram karena ikutan chalengge 30hari bercerita. Kelar darisana kok hawa menulis makin hilang dan menjadi pembenaran untuk hibernasi.

Hari ini tiga hari menjelang Maret berlalu, serius gak berasa banget waktu cepettt banget. Menyambut bulan April mari kita bikin chalengge tiap minggu dua cerita. Gak muluk-muluk temanya keseharian aja, kalau cerita artikel tema yang serius takutnya Catalan kejadian lagi. Jangan bosan baca curhatan disini ya. Curhatnya tetep ditarget kok, minimal 250kata biar bisa dilaporkan ke #odop99days2018. Grup ini yang selalu saya pantengin saban hari, isinya cewe2 kece yang rutin menulis setiap minggunya. Produktif sekali loh mamak2 ini, di tengah rutinitas yang tidak akan ada habisnya kalau mau dihabisi mereka banyak yang sudah menerbitkan buku….Keren banget lah. Grup ini penduduknya bukan hanya mamak2 yang tinggal di Indonesia tapi ada yang sedang bermukim di Belanda, Jerman. Lalu yang di Indonesia pun gak hanya berasal dari kota besar kaya Bandung, Jakarta atau Surabaya, ada dari kota kecil seperti Cianjur (dari tahun kapan rasanya single fighter). Mimpi banget nih punya kawan seperjuangan dari kota Tauco biar bisa kopdar kaya di kota lain atau ada even blogger gitu…..doakan yaaa temans.

 

7 Kunci Sukses ala Kak Mal

Salah satu langkah keluar dari zona nyaman yang saya mulai bulan Februari ini adalah mengikuti kegiatan mentoring pekanan bisnis yang diadakan oleh komunitas Cianjur Berdaya. Pertemuan ke 18 ini sama seperti mentoring pekanan lainnya dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama bertema “Meneladani Rasulullah dalam Meraih Sukses” disampaikan oleh Kak H. Muhammad Abdul Latif atau dikenal dengan nama Kak Mal dan sesi kedua bertema “Menjalin  Kerjasama Wirausaha dengan Perusahaan melalui Corporate Social Responsibility” disampaikan oleh Kang Fajar Arif Budiman.

Di sesi pertama Kak Mal memulai dengan menceritakan sirah nabawiyah bagaimana sosok Rasulullah Muhammad SAW menjadi seorang pengusaha sukses di jazirah Arab yang memulai usahanya di usia 12 tahun. Ada 4 sifat utama  yang menjadikan Rasulullah sukses berniaga yaitu : Sidiq, Amanah, Fathonah dan Tabligh.

Rasulullah memiliki sifat Sidiq yaitu berkata benar, ketika Rasulullah berdagang selalu mengatakan kualitas barang yang dijual sesuai dengan kualitasnya, barang yang kualitasnya baik akan dikatakan baik dan sebaliknya barang yang kualitas buruk akan dikatakan buruk. Lalu Rasulullah selalu jujur mengatakan harga dasar barang dan menyerahkan harga jual kepada pembeli.

Sifat yang kedua adalah amanah yaitu bisa dipercaya, dalam berdagang kepercayaan menjadi modal yang utama. Saking amanahnya Rasulullah sampai sampai mendapatkan gelar Amanah. Dalam berniaga Rasulullah selalu menjaga setiap barang dagangan yang dititipkan atau dibawanya.

Sifat yang ketiga adalah Fathonah atau cerdas dalam melihat peluang dan tepat sasaran. Ketika berdagang di daerah yang baru, sebelumnya Rasulullah akan bertanya barang apa yang dibutuhkan dan barang apa yang belum tersedia maka setiap barang jualannya akan laris.

Sifat keempat adalah Tabligh yaitu Rasulullah memiliki kemampuan marketing yang baik, salah satunya melalui bercerita. Rasulullah mempromosikan dagangannya melalui cerita sehingga pembeli tertarik dan sukarela membeli dagangannya.

Materi Kak Mal berlanjut dengan menceritakan pengalaman hidupnya, bagaimana masa lalunya yang penuh perjuangan sampai bisa meraih sukses seperti sekarang. Kak Mal dulunya adalah supir Ustadz Syafii Antonio dan dengan kegigihannya sekarang menjadi pengusaha, pendongeng dan ustadz yang sedang merintis sebuah pesantren di daerah Campaka, Cianjur Selatan. Sebuah perjalanan panjang yang membuat saya merasa perjuangan saya gak ada apa-apanya.

Kak Mal membagikan 7 tips sukses yang diperoleh dari dua gurunya yaitu :

1. Ketika memiliki keinginan tuliskan serinci mungkin, misal “Ingin menikah pada usia 24 tahun dengan wanita yang pintar, cantik, shalihah dan kaya raya.”  Allah Maha melihat apa yang kita tuliskan dan dapat dengan mudah mewujudkannya.

2. Ikhtiarnya dimaksimalkan, misalnya sebagai seorang pedagang harus mempunyai target produknya akan dijual dimana, siapa target pasarnya, kemasannya harus seperti apa disesuaikan dengan target penjualannya. Disini ditekankan tren saat ini kemasan suatu produk harus disiapkan semaksimal mungkin, dengan kemasan yang apik  dapat meningkatkan harga jual sebuah produk.

3. Doanya dimaksimalkan, doa adalah senjatanya kaum muslimin, berdoalah sepenuh hati dan yakin Allah akan mengabulkannya sesuai dengan Firman Allah di surat Al Mu’minun ayat 60 “Berdoalah padaKu maka niscaya akan aku kabulkan.” Berdoalah di waktu-waktu yang mustajab misal sepertiga malam terakhir. Berdoa bisa menggunakan bahasa yang kita kuasai karena Allah Mana Mengetahui.

4. Ikhlas dalam menjalani ketentuan Allah, ikhlas terus berproses menuju kesuksesan.

5. Istiqomah dalam menjalankan kebaikan sesuai dengan syariat Allah dan menjauhi larangan Allah. Tetap istiqomah selama proses menuju sukses dan ketika nanti sukses sudah berada dalam genggaman.

6. Sabar

7. Tawakal

 

 

 

 

7 Hadiah Pernikahan

 

Tidak terasa bulan Ramadhan akan datang kurang dari 100 hari lagi, berdasarkan kalender Hijriah saat ini ada di bulan Jumadil awal. Tiga bulan menjelang Ramadhan adalah saat favorit melangsungkan pernikahan agar nanti hari lebaran tidak (lagi) ditanya “Kapan nikah” tapi ganti dengan pertanyaan “Sudah isi?”.

Ketika undangan pernikahan dari kerabat atau sahabat datang saya sering kali kebingungan hadiah apa yang akan diberikan untuk pasangan yang berbahagia ini. Pernahkah merasakan hal yang sama? Solusinya sangat mudah, kalau kita tidak sungkan tanyakan langsung ingin kado apa agar apa yang kita berikan bermanfaat sesuai dengan kebutuhannya. Alternatif lainnya bisa berupa uang tunai karena hadiah uang tidak akan pernah mubadzir. Kalau dua alternatif di atas masih belum cocok, di bawah ini ada 7 alternatif hadiah untuk pengantin.

  1. Handuk adalah salah satu barang yang wajib ada di tiap rumah dan dimiliki oleh semua orang. Memberikan hadiah handuk untuk pasangan pengantin dengan warna yang berbeda lalu dibordir nama masing-masing tentunya akan menjadi kenangan indah. Setiap handuk ini dipakai akan selalu diingat nama pemberinya. Sebaiknya pilih handuk yang ukurannya besar untuk dewasa, bahannya lembut dan bisa menyerap air dengan baik.
  2. Baju adalah termasuk kebutuhan pokok manusia, hadiah baju termasuk barang yang jarang diberikan kepada pengantin, padahal ketika memasuki status baru sebagai Mr dan Mrs tentunya membutuhkan beberapa helai baju baru. Salah satu alasan jarangnya memberikan hadiah berupa baju karena baju itu sangat personal, takutnya baju yang kita hadiahkan tidak cocok ukuran ataupun motifnya. Maka sebelumnya kita harus mengenali selera dan ukuran pengantin. Baju bisa berupa baju tidur pasangan yang dibordir nama, baju gamis untuk wanita, kemeja untuk pria atau baju sarimbit untuk keduanya.
  3. Seprai termasuk kebutuhan pokok kalau sudah berumah tangga dan tinggal di rumah terpisah dari orang tua maka seprai menjadi salah satu kado favorit.
  4. Voucher bisa menjadi salah satu alternatif kado, berupa voucher menginap di hotel (lumayan banget buat honeymoon), voucher  belanja di supermarket (bermanfaat buat belanja bulanan), voucher restoran, voucher toko buku.
  5. Perhiasan emas atau logam mulia bisa juga dihadiahkan, hadiah sekaligus untuk investasi. Dua barang ini dapat dijual kembali bila membutuhkan uang tunai. Jangan lupa sertakan sertifikat atau nota pembelian karena tanpa dokumen itu harga jualnya akan merosot.
  6. Karikatur juga bisa menjadi pilihan lainnya, karikatur berbentuk lukisan di canvas lalu dibingkai atau dibuat menjadi plakat atau sepasang gelas akan menjadi cenderamata yang indah dan dapat dipajang untuk waktu yang lama. Jangan lupa pilih foto dan pose terbaik dari kedua mempelai.
  7. Peralatan rumah tangga akan sangat dibutuhkan kedua mempelai yang baru memulai hidup baru, terutama bila keduanya langsung tinggal mandiri. Peralatan rumah tangga mulai dari yang ukuran mini sampai berukuran besar bisa menjadi alternatif, misal : satu set pisau, satu set sendok dan garpu, blender, mixer, juicer, dispenser, magic com, panci, panci presto, teflon, tupperware, tea set, dinner set, piring, dan masih banyak lagi. Paling enak pengantinnya membuat list barang yang dibutuhkan lalu menunjuk toko langganan dan biarkan para tamu memilih kadonya.

 

Tentunya ada yang lebih penting dibandingkan hadiah materi yaitu sebait doa yang tulus untuk kedua mempelai. Doa terbaik ketika kita mendatangi pernikahan adalah “Barakallahu laka wa baraka ‘alayka wa jama’a bainakuma fii khayr (Mudah-mudahan  Allah memberkahimu dalam keadaan senang dan sedih dan selalu mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan).”

 

Racun di Bulan Februari

Apa yang ada di benak teman kalau disebutkan “Februari”? Kalau muda mudi jaman old umumnya mengindentikkan Februari dengan bulan cinta karena konon tanggal 14 Februari adalah hari kasih sayang atau hari Valentine….mudah-mudahan generasi jaman now udah gak musim dengan kebiasaan ini. Sedangkan bagi saya pribadi bulan Februari adalah bulan yang spesial karena di bulan ini Ibu dan adik bungsu dilahirkan bahkan mereka lahir di tanggal yang sama.

Semenjak tanggal 1 Februari tahun ini saya menguatkan tekad untuk keluar dari zona nyaman. Salah satu PR yang ditargetkan adalah membaca rutin setiap hari dan dalam satu bulan bisa membaca satu buku sampai dengan tamat dan dibuat resensinya.

Semesta tampaknya mendukung target ini, informasi tentang perpustakaan digital muncul di grup wa ODOP yang setiap hari rabu para anggotanya memposting buku yang sudah atau sedang dibaca selama satu minggu kebelakang. Beberapa teman ada yang posting tentang buku bacaan yang dipinjam melalui Ipusnas. Bagaikan mencium bau surga,  mendengar informasi ini bikin tambah semangat membaca buku. Salah satu kelebihan perpustakaan digital ini adalah buka 24 jam selama 7 hari alias buka setiap waktu maka kapanpun bisa pinjam buku.

Ipusnas yaitu aplikasi perpustakaan digital yang dikelola oleh pemerintah. Untuk bisa mengaksesnya gampang banget, hanya mengunduh aplikasi melalui play store lalu masukan identitas sesuai permintaan….tara berjuta buku pun berada dalam genggaman.

Aplikasinya gampang banget digunakan, untuk mencari buku bisa menggunakan judul buku, nama penulis atau tema buku sebagai kata kunci. Setiap buku bisa dipinjam selama 3 hari dan setelah 3 hari buku akan langsung hilang dari daftar buku yang dipinjam. Di aplikasi ini ada juga sistem antrian jika buku yang kita inginkan sedang dipinjam.

Salah satu buku yang banyak dicari adalah Dilan yang ditulis oleh Pidi baiq. Di Ipusnas buku ini sudah dibaca oleh 1045 orang dan sudah 45 orang membuat resensinya.

Aplikasi ipusnas untuk saya berasa racun karena bisa bikin lupa waktu, penasaran terus mencari bacaan yang menarik untuk dibaca. Jadi ya harus pintar memilih buku dan mengatur waktu biar seimbang

Menjelajah Hutan Kota Cianjur

IMG_20180121_072747

Taman hutan kota Cianjur…….wisata murah meriah, ingin menjelajah disini? Siapkan stamina dan amunisi makanan.
.
.
Taman hutan kota Cianjur (HuKoCi) adalah wisata terbaru yang dikelola oleh Pemda Kab. Cianjur, ini semacam angin surga untuk warga Cianjur yang sudah sejak lama haus tempat wisata. Saat ini tempat wisata didominasi di daerah Cipanas yaitu Kebun Raya Cibodas, Taman Bunga Nusantara dan Kota Bunga. HuKoCi letak tepatnya di Babakan Karet, kecamatan Cianjur.

Untuk bisa sampai di tempat ini gampang banget bisa dari arah Panembong dan arah Baros. Kalo dari Panembong jaraknya kurang lebih 2.4 km dari Gedung Gelanggang Muda, gak terlalu jauh dari The John aquatic resort. Countour jalannya naik turun khas pengunungan, jalanannya sempit ngepas buat 2 mobil berlawanan arah, penerangan kayanya sih terbatas khas kampung di Cianjur. Jarak 2.4 km itu gak jadi kendala loh, sepanjang perjalanan banyak yang jalan kaki, kapan-kapan bisa lah dicoba. Selain jalan kaki bisa juga bersepeda. Angkutan umum belum ada yang trayeknya nyampe kesini tapi bisa disiasati dengan sistem borongan. Mungkin kedepannya akan ada trayek khusus kesini untuk memudahkan warga Cianjur berkunjung kesini.

Namanya juga hutan maka HuKoCi ini benar-benar hutan, tanaman yang ada disini jumlahnya 6.631 pohon yang berasal dari 91 jenis tanaman. Hutan ini didominasi pohon Karet berjumlah 878 pohon makanya gak heran nama tempat ini Babakan Karet. Disusul oleh pohon Mahoni 683 pohon, salak 613 pohon dan gmelina 371 pohon. Jangan tanya saya mana pohon Mahoni dan Gmelina karena belum ada penandaan di masing-masing pohon, hanya bisa mengenali pohon salak gampang dikenali karena bentuk daun dan pohonnya khas.

Musim hujan bukan saat yang tepat maen kesini karena tanahnya licin dan belum ada track khusus yang dipaving block atau dikasih batu, jalannya masih setapak, di beberapa tempat ada genangan air dan tanahnya becek banget. Kalau kesini harus make sepatu yang gripnya masih oke biar gak slip, jangan make selop, wedges atau high heels, kalau sandal jepit masih oke lah. .

Udara disini seger banget tanpa polusi, cocoklah buat ngebersihin paru-paru yang setiap hari ketemu polutan dari asap rokok dan asap knalpot.

IMG_20180121_075219

Hukoci ini ada dua pintu masuk, di pintu yang kedua lebih ramai dibandingkan pintu yang pertama, karena parkirannya sudah dipaving blok sehingga memudahkan para pedagang untuk membuka lapak disini lalu warga bisa juga botram di area sini karena ada saung kecil yang bisa digunakan untuk istirahat sejenak.

Jika ingin menikmati sejuknya udara HuKoci sambil tiduran, bisa menyewa hammock yang digantung di pohon. Biayanya 10.000 entah untuk berapa lama karena tidak sempat bertanya udah keburu lapar hehe.

Dateng ke Hukoci enaknya bareng-bareng biar pas foto-foto juga seru. Setelah capek keliling hutan, makan bareng deh alias botram. Gak perlu menu mewah cukup yang sederhana aja biasanya suasana kumpul-kumpul bikin makan tambah nikmat. Jangan lupa bawa tikar yaa biar gak kotor trus jangan lupa sampahnya dibuang ke tempatnya.

IMG_20180121_082751

Ada satu hal yang kurang, kamar mandi belum ada jadi kalau mau BAK atau BAB bisa nebeng ke rumah penjaga di pintu masuk pertama. Gakkan nyesel deh maen kesini tapi karena sekarang hujan tayang lebih sering sebaiknya ditunda sampai hujan mulai jarang turun.

 

@30haribercerita #30hbc1818

#1minggu1cerita

 

Mudik Bahagia

Setelah melewati tiga purnama akhirnya kakang prabu mengajak saya mudik ke kampung halamannya. Deket kok cuma ke Batujajar. Pernah denger nama itu? Kalau belum mari kita kenalan dulu.

Batujajar adalah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Bandung Barat yang disingkat dengan istilah KBB. Menurut peneropongan mbah google dari rumah saya di Cianjur berjarak 59 km dan dapat ditempuh dalam waktu 2 jam 4 menit (tanpa macet dan menggunakan kendaraan pribadi).

Batujajar memiliki luas wilayah 1.305,77 km² dengan contour tanah naik turun ciri khas wilayah pegunungan dan disini selain pengunungan biasa kita dapat menemukan gunung batu misalnya di daerah Citatah, di bagian barat KBB yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Cianjur tempat saya tinggal.

 

Perjalanan mudik kali ini kami menggunakan angkutan umum karena memang belum punya kendaraan pribadi……(mohon doanya supaya tahun depan kami dimampukan membeli kendaraan pribadi……Aamiin). Kami berangkat dari rumah jam 14.20 di tengah hujan deras. Waktu yang nanggung untuk bepergian keluar kota karena sholat asharnya pasti telat. Tapi pertimbangannya kalau berangkat sesudah ashar kami akan sampai di Batujajar larut malam dan ini akan merepotkan keluarga yang menjemput disana. Beruntung pas sampai di daerah terminal, berpapasan dengan bis MGI jurusan Bandung Sukabumi di lampu merah maka terjadilah drama mengejar bis karena doi jalan duluan. Berkat keahlian adik mengejar bis, drama ini tidak berlangsung lama dan kami pun bisa istirahat.

 

Perjalanan Cianjur-Batujajar nyatanya ditempuh  4.30 jam karena macet dari Citatah sampai pintu tol Padalarang. Kami sampai di pintu tol jam 17.30 langsung meluncur ke mesjid terdekat untuk sholat ashar dan perjalanan dilanjutkan setelah sholat maghrib dan tepat adzan isya berkumandang kami sampai di rumah…….Alhamdulillah.

Untuk bisa sampai ke rumah dari pintu tol harus dua kali naik angkutan umum lalu disambung dengan ojek. Angkutan yang pertama adalah jurusan Cimahi-Padalarang yang warna orange. Cimahi adalah kota yang berbatasan dengan KBB di wilayah timur. Turun di pertigaan Cimareme lalu naik lagi angkutan umum jurusan Cililin. Bahagia ketika bertemu dengan keluarga yang menjemput. Sebetulnya bisa jalan kaki tapi kok capek yar habis duduk di bis hampir 5 jam.

 

Pulang ke kampung selalu memberikan energi baru, segala letih langsung sirna pada saat berpelukan dengan sanak saudara. Walaupun kami baru kenal 9 bulan tapi rasanya sudah lama kenal. Tidak lama berselang hidangan makan malam tersedia, mereka peka melihat tampang kami yang kelaparan, maklum makanan terakhir masuk ke lambung jam 11 pagi makan pagi sekaligus siang hehhehe.

 

Makan bersama keluarga itu selalu nikmat bukan karena menu mewah yang tersaji tetapi karena hati yang bahagia bisa bertatap muka. Makan bersama duduk bersila mengelili hidangan diselilingi cerita-cerita sungguh nikmat yang tidak tergantikan. Ada hal yang lebih membahagiakan yaitu melihat suami kembali lahap sampai menghabiskan nasi dua piring, sepulang umroh karena batuk yang tidak kunjung henti membuat nafsu makannya berkurang bahkan sempat makan nasi hanya 5 sendok. Obatnya ternyata mudah…..M.U.D.I.K.

 

Udara malam di kota yang berslogan”Cerdas rasional maju agamis sehat” ini cukup dingin mungkin karena guyuran hujan. Suasana malam tambah dramatis dengan suara kodok yang terdengar jelas. Dan  udara pagi sungguh enakkk bersihhh sekali tanpa polusi bahkan berkabut sangat sayang untuk dilewatkan. Kami pun bergegas bangun selepas subuh dan bersiap untuk menikmati indahnya pagi bersama keponakan tersayang ke lapangan udara.

 

Lapangan udara ini bagian dari Pusdiklatkopassus yaitu pusat pendidikan untuk pasukan khusus TNI. Masyarakat umum boleh masuk ke wilayah ini dengan bebas. Areanya sangat luas entah berapa puluh hektar yang pasti bisa bikin kurus kalo keliling tempat ini saban hari. Setiap hari minggu tempat ini menjadi area untuk olahraga sekaligus kuliner lazimnya car free day di daerah lain. Ada berbagai macam pilihan olah raga yaitu  sepak bola, senam dan bola voli atau bisa juga jalan santai. Kuliner yang tersedia sangat beragam cilor, cimin, cireng, ciklor, batagor, bakso, sosis bakar, soto dan aneka minuman. Jadi tidak perlu repot membawa bekal makanan dan minuman dari rumah cukup membawa uang yang banyak. Selain makanan dan minuman tersedia juga pakaian, sepatu, asesoris, mainan. Gak perlu ke pasar deh karena semua sudah tersedia.

Cilor bumbu kacang

Selain kuliner kami berenam mencoba naik ke bukit A yang konon di bagian bawahnya gedung untuk menyimpan senjata. Bukit yang mungil, sedikit curam, tanah bekas hujan, sepatu karet adalah perpaduan yang komplit. Kesulitan muncul ketika turun bukit karena sepatu saya licin akhirnya memilih nyeker demi menjejak tanah kembali dengan selamat. Awalnya ragu ikut naik bukit tapi demi harga diri sebagai tante berusaha keras bisa naik.

Selfie tim CFD 17.11.17
Selfie tim CFD 17.11.17

Perjalanan mudik belum selesai karena sepulang dari lapangan udara kami ke kebun milik kakak ipar. Bukan mau panen tetapi mau makan siang bersama di saung di tengah sawah. Membayangkannya aja udah bahagia……bertemu dengan nasi liwet, ikan asin dan lalaban dengan sambal pedas. Sungguh tidak ada kata diet kalo mudik seperti ini.

Hanya dengan berjalan kaki 10 menit saja kami sudah sampai di kebun. Menurut cerita teteh, kebun ini dulunya adalah pemukiman warga yang hancur karena tragedi ambruknya tempat pembuangan akhir yang menewaskan 147 jiwa. Jadi sawah yang sekarang sedap dipandang dulunya adalah pondasi rumah   lalu berkat ketekunan teteh dan teman-temannya pemandangan indah ini tercipta. Kebun ini terdiri dari tiga saung, tiga  kolam ikan, tiga kebun sayur mayur dan sawah. Cukuplah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari meliputi karbohidrat, protein nabati dan protein hewani.

Sebagai tamu kehormatan saya dan suami dilarang membantu mempersiapkan makanan maka kami pun memanfaatkan kesempatan ini dengan berkeliling kebun, berfoto dan berburu ikan ceceret yang ada di selokan sekitar sawah. Berburu ikan ini menjadi perjuangan tersendiri karena ukuran yang kecil mereka sangat lincah menghindari jebakan.

Penampakan sebagian kecil kebun

Selesai berburu ikan,  tibalah saatnya menikmati makan siang. Menu sederhana yang dimasak dengan alat sederhana (tungku manual alias hawu dalam bahasa sunda) dan disajikan dengan sederhana di atas daun pisang. Berasa banget deh di kampungnya. Makanan yang tersaji langsung ludas saking enaknya dan nikmat. Ini benar-benar menghancurkan program diet, gpp lah y kita mulai lagi esok hari.

IMG_20171217_102339

Kakang prabu mukanya sumringah sepanjang mudik ini dan katanya susah move on lalu gak sabar pengen mudik lagi. Kalau mudiknya sering-sering nanti uang buat tabungan susah penuhnya hehe akhirnya dicapai kesepakatan mudik akan dilakukan setiap 3 purnama. Setiap mudik pasti membawa cerita yang berbeda, nantikan mudik kami selanjunya yaa.